Para dosen bersama fasilitator dari Dinas PUPR Kabupaten Ende merencanakan pembentukan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) dan KPP (Kelompok Pemanfaat Pemeliharaan) dalam rangka merespon program dari Kementrian PUPR di Bidang Sanitasi. Pertemuan dipimpin oleh Waket II, Rd. Frans Jata dihadiri oleh Ketua Yayasan St. Petrus Ende, Rd. Frans Soda Betu. Dalam pertemuan ini disepakati dan dibentuk KSM dengan ketua: Rd. Frans Jata, Sekretaris: Sabinus F. R. Soi, Bendahara: Ester Dapa, dan beberapa seksi lainnya.

Pada tempat yang sama, untuk pemeliharaan lanjutan dibentuk pula KPP yang akan bertugas untuk pemanfaatan dan perawatan sanitasi yang akan dibangun. KPP ini diketuai oleh Kristoforus Kopong, Sekretaris: Oktavianus Suprianto Seni, dan Bendahara: Maria Goreti Sita serta beberapa anggota.

Lebih lanjut, Fasilitator Dinas PUPR, Leonard Kristian Lete, alokasi dana untuk program sebesar 427 juta yang bersumber dari dana DAK untuk pembangunan serta perawatan lanjutan Sanitasi. Ditambahkan pula oleh  fasilitator lain, F. X. Dewa bahwa “ini bukan proyek melainkan program yang sifatnya berkelanjutan, karena itu tanggung jawab komunitas yang memanfaatkan sanitasi tersebut amat dibutuhkan”.

Pihak STIPAR Ende merespon amat baik program ini. Rd. Yonas selaku Waket I mengungkapkan: “Stipar menyambut baik Program dari PUPR ini karena amat bermanfaat untuk komunitas Stipar sebagai bagian dari masyarakat Ilmiah yang peduli terhadap kebersihan”.

Pertemuan ini diakhiri dengan survei lokasi pembangunan Sanitasi yang terletak di bagian Timur Asrama Putri Stipar Ende (wil).

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *