Stipar ende menyelenggarakan kegiatan PK2MB yang berlangsung selama 4 hari di mulai pada tanggal 20 Agustus 2019. kegiatan ini diawali denngan arahan dari RD. Yetra Kotten selaku ketua panitia. “kegiatan pk2mb kali ini  sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dengan tema ” Praestet fides supplementum sensuum defectui”  (Iman yang menolong budi indra tak mencukupi ) maka seluruh proses kegiatan selain ada beberapa materi tentang kebangsaan dan dunia kampus berpusat pada kegiatan iman yaitu meditasi, doa koronka bersama, salve dan perayaan ekaristi.” Ungkap beliau.

Pada kegiatan pembukaan berlangsung sangat harmoni dimana semua peserta sangat antusias dengan segala tatanan acara yang dirancang oleh TIMPOR (Tim Penggerak Ordik). maria iswanti bou sale seorang peserta PK2MB mengatakan “ kegiatan pembuka  diawali dengan lagu yang berjudul rumah kita, membuat dia merasa bahwa inilah rumah saya. Sungguh sangat indah suasananya. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan rosario oleh para dosen kepada perwakilan mahasiswa baru,kemudian penyematan dilanjutkan oleh masing-masing koordinator kepada setiap anggota kelompok  diiringi lagu ave maria yang dinyanyikan oleh TIMPOR angelin . Fransiskus kemba dari kelompok 5 memberi kesan bahwa “ Entah kenapa ketika kaka arto menyematkan rosario, ada rasa kagum seakan-akan bunda maria hadir saat itu dan menemaniku selalu selama proses belajar di Atma Reksa ini “.

Selain kegiatan rohani selama proses PK2MB , peserta juga mendapat berbagai materi yaitu visi-misi dan keadaan Stipar,perpustakaan, pendidkan di perguruan tinggi, belajar efektif di perguruan tinggi, kebijakan keuangan,pola hidu asrama dan kost dan pengenalan organisasi kampus BEM dan BLM. pada kesempatan lain, peserta PK2MB mendapat kesempatan belajar secara langsung tentang NKRI harga mati di lapangan Pancasila yang di koordinasi oleh bpk eman ( Angkatan laut )  dan bapa ucep ( Polantas ). Dari penjelasan kedua coordinator yang menjadi inspirasi bagi para peserta adalah slogannya “ Aku Indonesia, Indonesia adalah Aku “.Waktu yang diberikan selama 2 jam terasa kurang, ada keinginan untuk terus menerus mendengarkan ,ujar maria novita yuni deda salah seorang peserta PK2MB.

TIMPOR juga secara kratif  menyuguhkan beberapa permainan diantaranya kartu nilai kitab suci, kartu kitab suci perjanjian lama,dan beberapa permainan konsentrasi yang menghidupkan suasana  selama kegiatan ini. Selain itu ada juga kegiatan olahraga seperti senam dan lopas di pagi hari.

Kegiatan PK2MB 2019 yang terkesan  sangat bekebangsaan yang katolik di tutup dengan nuansa seribu lilin. Yang memberi makna suatu pengorbanan yang total akan perjuangan selama proses perkuliahan di atma reksa ini.

Penumpangan tangan dan berkat dari Rd. yetra dan Rd. jeff  kepada semua peserta PK2MB memberi dukungan rohani agar mereka dimampukan menghayati panggilannya sebagai seorang calon katekis milenial.(TIMPOR/ss)

 

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *