Tanggal 03 Oktober menjadi hari bersejarah menandai lahirnya lembaga Stipar Ende. HUT Stipar yang ke-28 mengambil tema, “Katekis di tengah tahun Politik”. Tema ini menjadi bingkai dari keseluruhan Pesfam sejak acara Open Ceremony hingga acara puncak pesfam dalam ekaristi kudus. Ekaristi ini dipersembahkan secara khusus sebagai syukur atas penyelenggaraan Tuhan bagi seluruh perjalanan lembaga pendidikan Stipar. Kegiatan misa dipimpin oleh Ketua Stipar, Rd. Frederikus Dhedu dan didampingi oleh 2 imam selebran; Rd. Frans Jata dan Rd. Herman Wetu.  Ketua Stipar dalam kotbahnya mengungkapkan bahwa perayaan ini adalah perayaan syukur sembari menjadi kesempatan untuk menimbah energi baru dalam mewujudkan cita-cita sebagai seorang katekis. Kekompakaan dan persatuan harus menjadi spirit dalam membangun sebuah komunitas. Komunitas Stipar selain sebagai komunitas pendidikan, juga merupakan komunitas persaudaraan dengan warna-warna akademis yang menghiasinya. Ekaristi berlangsung 1,5 jam, dimulai tepat pukul 17.00 dan berakhir pukul 18.30.

Setelah misa acara dilanjutkan dengan resepsi bersama. Seluruh civitas akademika Stipar mengambil bagian dalam acara resepsi. Resepsi diisi dengan acara hiburan dan santap malam bersama. Usai santap malam, seluruh civitas akademika Stipar turun ke lantai dansa untuk menari gawi dan ja’i bersama. Acara “patah pinggang” (menari), dimanfaatkan sungguh-sungguh oleh mahasiswa dan para dosen untuk melepas ketegangan dan kepenatan setelah hampir dua minggu “saling sikut” dalam aneka perlombaan dan pertandingan. Ad Multos Annos Stipar. (wil)

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *